Posts

Did I ever tell you, that you're my Hero? -end-

Image
            Hari ini hari minggu. Aku taruh dua cangkir teh di meja depan. Awalnya aku ragu ketika hendak meletakan cangkir-cangkir tersebut, karena ayah sedang duduk di sana dengan sebatang rokok di tangannya.             “Jihan, tolong duduk sini sebentar, nak.” pinta ayah. Keringat dingin mulai keluar dari pori-poriku. Apakah aku telah melakukan kesalahan?             “Tunggu apa lagi. Cepatlah!” sahut ayah. Aku pun segera menuruti permintaannya. Aku duduk di sampingnya dengan penuh ketakutan.             “Jihan sekarang udah kelas berapa?”             “Kelas lima.”             “Kalau begitu sebentar lagi Jihan kelas enam dan SMP. Jihan mau mela...

Did I ever tell you, that you're my Hero? -bag 1-

Image
-maafkan kami yang selalu membuat ayah murka, kami hanya tak ingin kehilangan ayah. Kami rindu, kami rindu pelukan ayah. Kami rindu teladan ayah. Kami rindu pituah ayah.Jika memang kekerasan yang membuat kami lurus maka kerjakanlah. Namun, kamu juga butuh apa itu kasih sayang- Hari ini ayam berkokok seperti biasa. Fajar belum tiba pun Kak Affan membangunkanku untuk sholat tahajut. Sulit bagiku untuk bangun sepagi itu, namun Kak Affan selalu mempunyai cara agar aku bisa bangun dan menunaikan ibadah yang sangat utana tersebut. Selepas wudlu aku langsung memakai mukenaku dan sholat di belakang Kak Affan. Namanya saja anak SD, jadi meskipun aku memulai sholat setelah Kak Affan aku tetap selesai lebih dulu. Aku segera membaca beberapa do’a yang di tuliskan Kak Affan dan segera menyudahinya. Ngantuk! Aku menguap. “Kak, ayah mana?” tanyaku. Namun ketika itu Kak Affan masih khusu’ berdo’a, jadi aku memilih untuk menunggunya dan merebahkan tubuhku di lantai. “Jihan..” Aku menoleh. ...